Cerita ku tahun itu. Seseorang menyapa dengan senyum semangat, katanya : "Hei, Anak Rantau!" Lalu berpesan dengan penuh tekanan : "Jaga diri diperantauan" Dan dengan senyum yang berusaha rela, ia menyelesaikan kalimatnya : "Merantaulah, agar ilmu dan rindumu penuh makna" ... ... ... Bergema dalam hatinya.. Batinnya lirih berbicara pada diri.. "waktu adalah temanku nanti, yang ada dengan jumlah yang sama setiap hari, tak ada pilihan untuk menghindar, walau hanya untuk sebentar, lantas bertemanlah tanpa saling menyudutkan atau menyalahkan, berteman baiklah bahkan dalam setiap salah dan lelah" ... ... ... Tahun pertama tinggal di tempat yang bukan di kamar ku yang biasanya.. Memang masih di lingkar jam yang sama, tapi rasanya sudah cukup jauh dari lingkungan rumah.. Tak sedikit yang tertawa dan bercanda, menganggap remeh saat beramah-tamah.. Katanya, aku bukan anak rantau, aku hanya keluar kota untuk sementara.....
coba untuk lebih hati hati saja, jangan mudah terjebak di masalah yang bukan punya mu yaa