Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

TENANG LAH

Dalam senyum, Aku... Menimbun apa yang seharusnya tertimbun. Menutup sesuatu yang sulit ditutup. Menghibur diri dalam tipu yang dibuat sendiri. Dalam senyum, Aku tetap... Berdiri tegap dikelilingi anjing yang tersenyum mengintai setiap gerak. Dalam senyum, Aku terus...  Berusaha melihat dalam setiap sempat. Dalam senyum, Aku mencoba... Mencari suara tawa dalam isak air mata dan riuhnya isi kepala. Dalam senyum, Aku berusaha...  Melangkahkan kaki ketika harus kembali. Dalam senyum, Aku berhitung... Lalu menghitung, berapa lama harus menunggu rela dalam relung.  Dalam senyum, Aku berharap...  Melihat pelangi berwaran merah dan jingga, dengan bias putih saat menatapnya lama. Dalam senyum, Dibawah hujan... Aku mendapati hangatnya air yang jatuh mengalir.  Melayangkan senyum... Mematri tegar sementara...  Disetiap kata... Untuk setiap mata... Tidak apa apa... Tenang saja.  :) 

DARI KAMI BERTIGA

-03 Maret 2013- ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sudah hampir 2 tahun lewat begitu saja tanpa mampir untuk menyapa, senang rasanya mendengar kabar Bapa dalam keadaan yang selalu di harapkan. Semoga selalu bahagia. Kita panggil dia Bapa . Ayah kita di sanggar teater awal namanya. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- " tiga anak kecil dalam langkah malu-malu datang kesalemba sore itu " tiga tahun sebelum melanglang buana  tiga wanita bertemu dengan sendirinya meraka mencari dunia sore itu sungguh bermakna tiga wanita berjumpa Bapa dengan rok abu-abu yang mereka punya Bapa yang mulai tua telah lama bertemu dunia bercerita tentang hal-hal fana tentang fakta yang berdusta tentang dusta yang penuh makna tiga wanita duduk bersama  penasaran dengan cerita dari Bapa  cerita dikolong j...